Visi
Penyusunan Rencana Pembangunan Desa Tileng memerlukan sebuah visi dan misi yang merupakan sebuah gambaran masa depan yang ingin dicapai bersama. Maka dari itu dalam penyusunan RPJM Desa ini masyarakat Desa Tileng mengadopsi Visi Kepala Desa terpilih yaitu ingin Memberdayakan masyarakat Lepas dari belenggu Keterbatasan dengan Paradigma Baru , dan memadukannya dengan Visi Pemerintah Daerah tingkat dua Gunungkidul yang ingin menciptakan Pemerintah Daerah yang Baik dan Bersih Responsif untuk mendukung terwujudnya masyarakat Mandiri dan Kompetitif yaitu :
“Pemerintah Desa yang Demokratis demi terwujudnya
Masyarakat Mandiri dengan Paradigma Baru”
Pemerintah Desa yang Demokratis :
Demokratis maksudnya bahwa pembangunan DesaTileng ditentukan atas kehendak rakyat, dilaksanakan atas partisipasi Rakyat dan hasilnya untuk Rakyat.
Masyarakat Mandiri
Mandiri maksudnya dewasa lahir batin, tidak tergantung pada orang lain tetapi saling membutuhkan. Masyarakat yang dewasa lahir batin adalah masyarakat yang dapat menyiasati dan mengatasi masalah hidup dengan nalar sehat iman yang kuat sehingga tidak mudah terkena oleh pengaruh pengaruh yang menyesatkan.
Masyarakat yang tidak tergantung tetapi saling membutuhkan. Pada hakekatnya bahwa setiap manusia itu adalah mahkluk individu namun sekaligus makluk sosial. Maka dari itu setiap individu harus disadarkan betapa pentingnya kebersamaan bukan hanya antar manusia tetapi juga dengan alam sekitar.
Hidup dengan Paradigma Baru
Paradigma baru adalah sebuah pola pandang baru terhadap falsafah hidup. Dengan paradigma baru, orang dapat mengatasi atau menyiasati kebutuhan hidup sehari hari karena tidak lagi terbelenggu oleh pola pola lama yang merugikan. Dengan memilih kebutuhan hidup dengan skala prioritas, maka akan terwujud masyarakat yang dapat memenuhi kebutuhan hidupnya.
Misi
Misi adalah rumusan umum mengenai upaya-upaya yang akan dilaksanakan pemerintah daerah untuk mewujudkan visi. Selanjutnya berdsarkan visi desa tersebut ditetapkan empat misi pembangunan desa 2008-2010 yaitu:
1. Mewujudkan pemerintahan yang transparan dan demokratis.
2. Mewujudkan pengembangan sumber daya manusia baik aparat maupun masyarakat
3. Mewujudkan pengembangan dan pemanfaatan sumber daya alam (SDA) wilayah yang berwawasan lingkungan dengan pendekatan kewilayahan
4. Mewujudkan pengembangan dunia usaha.
GAMBARAN UMUM DESA TILENG
2.1 Kondisi Geografi
Desa Tileng merupakan salah satu Desa yang ada di Kecamatan Girisubo, Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta.Luas wilayah 177212114 ha dengan batas :
Sebelah Utara : Desa Nglindur
Sebelah selatan : Samodra Indonesia
Sebelah Timur : Desa Pucung
Sebelah Barat : Desa Karangawen dan Jepitu
Jenis tanah Desa Tileng termasuk komplek latosol dan mediteran merah dengan batuan induk dan batuan kapur. Daratan bergelombang dan berbukit pada ketinggian yang bervariasi antara 50 – 200 m di atas permukaan laut dengan suhu udara antara 29 hingga 31 derajat celcius dan curah hujan berkisar 2000mm/ th.
Orbitasi atau Jarak desa Tileng dari kota kecamatan 300m, dari kota Kabupaten 42km dan dari kota propinsi 80 km.
2.2 Perekonomian
Sumber ekonomi masyarakat Desa Tileng cukup beragam dari pesisir pantai selatan sampai lembah dan perbukitan dengan segala kekayaan alamnya.
2.2.1. Lahan Pertanian.
Lahan pertanian Desa Tileng adalah lahan kering tadah hujan yang tergantung pada curah hujan pada setiap musimnya. Jumlah penduduk yang bercocok tanam ada 3931 orang.
2.2.2 Hutan.
Luas hutan Desa Tileng berkisar 111,5ha yang terdiri dari hutan rakyat, hutan pelestarian alam dan hutan konservasi. Lahan hutan tersebut terdiri dari berbagai jenis tanaman. Lahan ini belum didayagunakan secara intesif.
2.2.3 Pertambangan.
Seperti desa-desa lain di wilayah Kabupaten Gunungkidul bagian selatan, Desa Tileng memiliki sumber daya alam tambang yang berupa berbagai jenis batu; batu kapur, batu gamping, batu lintang.
Sampai saat ini sektor pertambangan ini belum diolah secara maksimal dan terorganisir.
2.2.4 Industri
Sebagian besar Industri rumah tangga yang ada di wilayah desa Tileng dikelola secara tradisional dan berbasis pada hasil pertanian dan hutan. Lahan ini baru ditekuni oleh 77 orang pengrajin indutri kecil dan sebagian pedagang.
2.2.5. Bidang lain.
Nelayan 68 orang, buruh industri 164 orang, buruh bangunan 264 orang, buruh
pertanian dan perkebunan 168 orang, dan 49 orang pegawai negeri dan
pengusaha angkutan.
2.3 Sosial dan Budaya
2.3.1 Kependudukan
Jumah penduduk Desa Tileng pada akhir tahun 2007 adalah .4334 orang yang terdiri dari 2120 orang laki-laki dan 2214 perempuan ( 1025 kk). Jumlah penduduk usia kerja yaitu 2947 orang dengan kualifikasi antara tamat SD, SLTP, SLTA, dan sebagian diploma dan Sarjana 1691 orang.
2.3.2. Aparatur
Jumlah pegawai Negeri Sipil di Desa Tileng ada 25 orang. 1 orang Kepala Desa, 1orang Sekretars Desa, 3 orang Kepala Urusan yaitu Kaur Umum, Kaur Perencanaan, Kaur keuangan, 3 orang Kepala bagian yaitu Kabag Pemerintahan, Kabag Kesejahteraan Masyarakat dan Kabag Ekonomi dan Pembangunan serta 9 orang staf dan 16 orang Kepala dusun , 49 RT dan beberapa orang lembaga Desa..
2.3.3 Pendidikan
Sarana Pendidikan yang ada di Desa Tileng antara lain; 3 buah SD Negeri, 3
buah Taman Kanak-kanak.
2.3.5 Kesehatan
Desa Tileng baru memiliki sebuah saran kesehatan yaitu sebuah Balai Pelayanan Masyarakat dan beberapa Pos Pelayanan Terpadu.
2.3.6 Agama
Penduduk Desa Tileng mayoritas memeluk agama Islam yaitu dengan 13 tempat ibadah hampir di tiap tiap pedukuhan.
2.3.6 Sarana transportasi
Jalan Desa 3,6 km blok semen Jalan Pedukuhan 6,6 km sebagian blok semen
dan Jalan kabupaten 2 km.
Penyusunan Rencana Pembangunan Desa Tileng memerlukan sebuah visi dan misi yang merupakan sebuah gambaran masa depan yang ingin dicapai bersama. Maka dari itu dalam penyusunan RPJM Desa ini masyarakat Desa Tileng mengadopsi Visi Kepala Desa terpilih yaitu ingin Memberdayakan masyarakat Lepas dari belenggu Keterbatasan dengan Paradigma Baru , dan memadukannya dengan Visi Pemerintah Daerah tingkat dua Gunungkidul yang ingin menciptakan Pemerintah Daerah yang Baik dan Bersih Responsif untuk mendukung terwujudnya masyarakat Mandiri dan Kompetitif yaitu :
“Pemerintah Desa yang Demokratis demi terwujudnya
Masyarakat Mandiri dengan Paradigma Baru”
Pemerintah Desa yang Demokratis :
Demokratis maksudnya bahwa pembangunan DesaTileng ditentukan atas kehendak rakyat, dilaksanakan atas partisipasi Rakyat dan hasilnya untuk Rakyat.
Masyarakat Mandiri
Mandiri maksudnya dewasa lahir batin, tidak tergantung pada orang lain tetapi saling membutuhkan. Masyarakat yang dewasa lahir batin adalah masyarakat yang dapat menyiasati dan mengatasi masalah hidup dengan nalar sehat iman yang kuat sehingga tidak mudah terkena oleh pengaruh pengaruh yang menyesatkan.
Masyarakat yang tidak tergantung tetapi saling membutuhkan. Pada hakekatnya bahwa setiap manusia itu adalah mahkluk individu namun sekaligus makluk sosial. Maka dari itu setiap individu harus disadarkan betapa pentingnya kebersamaan bukan hanya antar manusia tetapi juga dengan alam sekitar.
Hidup dengan Paradigma Baru
Paradigma baru adalah sebuah pola pandang baru terhadap falsafah hidup. Dengan paradigma baru, orang dapat mengatasi atau menyiasati kebutuhan hidup sehari hari karena tidak lagi terbelenggu oleh pola pola lama yang merugikan. Dengan memilih kebutuhan hidup dengan skala prioritas, maka akan terwujud masyarakat yang dapat memenuhi kebutuhan hidupnya.
Misi
Misi adalah rumusan umum mengenai upaya-upaya yang akan dilaksanakan pemerintah daerah untuk mewujudkan visi. Selanjutnya berdsarkan visi desa tersebut ditetapkan empat misi pembangunan desa 2008-2010 yaitu:
1. Mewujudkan pemerintahan yang transparan dan demokratis.
2. Mewujudkan pengembangan sumber daya manusia baik aparat maupun masyarakat
3. Mewujudkan pengembangan dan pemanfaatan sumber daya alam (SDA) wilayah yang berwawasan lingkungan dengan pendekatan kewilayahan
4. Mewujudkan pengembangan dunia usaha.
GAMBARAN UMUM DESA TILENG
2.1 Kondisi Geografi
Desa Tileng merupakan salah satu Desa yang ada di Kecamatan Girisubo, Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta.Luas wilayah 177212114 ha dengan batas :
Sebelah Utara : Desa Nglindur
Sebelah selatan : Samodra Indonesia
Sebelah Timur : Desa Pucung
Sebelah Barat : Desa Karangawen dan Jepitu
Jenis tanah Desa Tileng termasuk komplek latosol dan mediteran merah dengan batuan induk dan batuan kapur. Daratan bergelombang dan berbukit pada ketinggian yang bervariasi antara 50 – 200 m di atas permukaan laut dengan suhu udara antara 29 hingga 31 derajat celcius dan curah hujan berkisar 2000mm/ th.
Orbitasi atau Jarak desa Tileng dari kota kecamatan 300m, dari kota Kabupaten 42km dan dari kota propinsi 80 km.
2.2 Perekonomian
Sumber ekonomi masyarakat Desa Tileng cukup beragam dari pesisir pantai selatan sampai lembah dan perbukitan dengan segala kekayaan alamnya.
2.2.1. Lahan Pertanian.
Lahan pertanian Desa Tileng adalah lahan kering tadah hujan yang tergantung pada curah hujan pada setiap musimnya. Jumlah penduduk yang bercocok tanam ada 3931 orang.
2.2.2 Hutan.
Luas hutan Desa Tileng berkisar 111,5ha yang terdiri dari hutan rakyat, hutan pelestarian alam dan hutan konservasi. Lahan hutan tersebut terdiri dari berbagai jenis tanaman. Lahan ini belum didayagunakan secara intesif.
2.2.3 Pertambangan.
Seperti desa-desa lain di wilayah Kabupaten Gunungkidul bagian selatan, Desa Tileng memiliki sumber daya alam tambang yang berupa berbagai jenis batu; batu kapur, batu gamping, batu lintang.
Sampai saat ini sektor pertambangan ini belum diolah secara maksimal dan terorganisir.
2.2.4 Industri
Sebagian besar Industri rumah tangga yang ada di wilayah desa Tileng dikelola secara tradisional dan berbasis pada hasil pertanian dan hutan. Lahan ini baru ditekuni oleh 77 orang pengrajin indutri kecil dan sebagian pedagang.
2.2.5. Bidang lain.
Nelayan 68 orang, buruh industri 164 orang, buruh bangunan 264 orang, buruh
pertanian dan perkebunan 168 orang, dan 49 orang pegawai negeri dan
pengusaha angkutan.
2.3 Sosial dan Budaya
2.3.1 Kependudukan
Jumah penduduk Desa Tileng pada akhir tahun 2007 adalah .4334 orang yang terdiri dari 2120 orang laki-laki dan 2214 perempuan ( 1025 kk). Jumlah penduduk usia kerja yaitu 2947 orang dengan kualifikasi antara tamat SD, SLTP, SLTA, dan sebagian diploma dan Sarjana 1691 orang.
2.3.2. Aparatur
Jumlah pegawai Negeri Sipil di Desa Tileng ada 25 orang. 1 orang Kepala Desa, 1orang Sekretars Desa, 3 orang Kepala Urusan yaitu Kaur Umum, Kaur Perencanaan, Kaur keuangan, 3 orang Kepala bagian yaitu Kabag Pemerintahan, Kabag Kesejahteraan Masyarakat dan Kabag Ekonomi dan Pembangunan serta 9 orang staf dan 16 orang Kepala dusun , 49 RT dan beberapa orang lembaga Desa..
2.3.3 Pendidikan
Sarana Pendidikan yang ada di Desa Tileng antara lain; 3 buah SD Negeri, 3
buah Taman Kanak-kanak.
2.3.5 Kesehatan
Desa Tileng baru memiliki sebuah saran kesehatan yaitu sebuah Balai Pelayanan Masyarakat dan beberapa Pos Pelayanan Terpadu.
2.3.6 Agama
Penduduk Desa Tileng mayoritas memeluk agama Islam yaitu dengan 13 tempat ibadah hampir di tiap tiap pedukuhan.
2.3.6 Sarana transportasi
Jalan Desa 3,6 km blok semen Jalan Pedukuhan 6,6 km sebagian blok semen
dan Jalan kabupaten 2 km.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar